Ketika Anda perlu menerjemahkan dokumen penting, seperti akta kelahiran, ijazah, atau dokumen hukum lainnya, memahami perbedaan penerjemah tersumpah dan tidak sangatlah penting. Banyak orang mengira semua penerjemah itu sama, padahal faktanya, ada proses dan legalitas yang membedakan satu dengan lainnya.
Artikel ini akan membantu Anda memahami perbedaannya, sehingga Anda tidak salah memilih layanan dan tidak mengalami kendala saat dokumen Anda digunakan untuk keperluan resmi.
1. Legalitas dan Pengakuan Hukum

Penerjemah tersumpah memiliki kekuatan hukum.
Mereka sudah lolos ujian resmi dari pemerintah dan diangkat langsung sama pejabat yang berwenang. Setiap terjemahan yang mereka hasilkan akan dilengkapi cap dan tanda tangan resmi yang diakui secara sah, baik di Indonesia maupun di luar negeri.
Sedangkan, penerjemah non-tersumpah juga boleh-boleh saja menerjemahkan dokumen. Tapi sayangnya, hasil terjemahannya tidak punya kekuatan hukum resmi.
Jadi, kalau Anda mau serahkan dokumen penting seperti akta lahir atau surat nikah ke instansi pemerintah atau kedutaan, pakai hasil terjemahan dari penerjemah non-tersumpah itu cukup riskan, bisa-bisa dokumen Anda tidak diterima.
2. Jenis Dokumen yang Diterima

Penerjemah tersumpah biasanya menangani dokumen-dokumen resmi.
Mulai dari dokumen pribadi seperti KTP atau KK, urusan hukum, kontrak bisnis, ijazah, sampai dokumen buat urusan imigrasi, mereka sudah terbiasa menerjemahkan dengan format resmi dan istilah hukum yang tepat sasaran
Di sisi lain, penerjemah non-tersumpah biasanya kebagian dokumen yang lebih santai. Misalnya artikel, konten web, brosur, atau materi promosi lainnya. Walaupun terjemahannya bisa tetap tepat sasaran, tapi hasilnya tidak bisa dipakai untuk urusan hukum atau keperluan resmi.
Inilah perbedaan penerjemah tersumpah dan tidak yang paling sering menimbulkan kebingungan di lapangan.
3. Kualifikasi dan Sertifikasi

Penerjemah tersumpah adalah mereka yang sudah lolos ujian kualifikasi yang digelar oleh lembaga resmi, seperti Himpunan Penerjemah Indonesia (HPI) atau instansi terkait.
Ujian ini bukan sekadar uji kemampuan bahasa, tapi juga pemahaman tentang struktur hukum, terminologi legal, serta etika profesi. Setelah lulus, mereka diambil sumpahnya dan namanya tercatat resmi di database nasional.
Sedangkan penerjemah tidak tersumpah bisa jadi memiliki kemampuan bahasa yang sangat baik, bahkan lebih fasih secara percakapan. Namun, mereka tidak memiliki sertifikat resmi dari lembaga pemerintahan dan tidak melalui proses sumpah.
4. Tanggung Jawab Hasil Terjemahan

Saat Anda menggunakan jasa penerjemah tersumpah, maka hasil terjemahannya dijamin oleh integritas hukum.
Jika terjadi kesalahan dalam penerjemahan yang menimbulkan dampak hukum, penerjemah tersumpah bisa dimintai pertanggungjawaban secara profesional. Inilah yang menjadikan profesi ini sangat dihargai dan dijaga standarnya.
Berbeda dengan penerjemah tidak tersumpah. Mereka tidak terikat dengan kode etik profesi yang sama, sehingga jika terjadi kesalahan, tidak ada dasar hukum yang bisa menuntut pertanggungjawaban secara resmi.
5. Biaya Jasa

Soal tarif, tentu saja ada perbedaan.
Karena statusnya resmi dan punya tanggung jawab hukum yang besar, wajar kalau tarif penerjemah tersumpah agak lebih tinggi. Pasalnya, yang dibayar bukan hanya hasil terjemahannya, tapi juga jaminan dokumen sah secara hukum dan aman di mata aturan.
Sementara penerjemah tidak tersumpah biasanya mematok tarif lebih terjangkau. Cocok untuk kebutuhan non-resmi atau proyek kreatif yang tidak memerlukan legalisasi.
Namun ingat, memilih jasa penerjemah bukan soal harga semata. Tapi juga soal tujuan penggunaan dokumen Anda.
Jika Anda sedang membutuhkan layanan penerjemahan untuk keperluan resmi seperti visa, studi, pernikahan, atau ekspor-impor, maka penerjemah tersumpah adalah pilihan yang paling tepat. Apalagi jika Anda diminta melampirkan contoh penerjemah tersumpah oleh instansi yang bersangkutan, artinya hanya terjemahan yang sah yang akan diterima.
Jangan sampai keliru memilih dan dokumen Anda malah ditolak karena tidak sesuai persyaratan legal. Sekarang Anda sudah tahu perbedaan penerjemah tersumpah dan tidak, dari legalitas, jenis dokumen, hingga tanggung jawab hukum.
Jadi, keputusan ada di tangan Anda. Jika tujuan Anda adalah kepentingan resmi dan legal, maka jangan kompromi. Pilih layanan yang memberi Anda jaminan aman dan sah secara hukum.
Pro Penerjemah siap membantu Anda dengan layanan tepercaya, cepat, dan legal. Hubungi Pro Penerjemah sekarang dan pastikan dokumen penting Anda diterjemahkan oleh tenaga profesional yang diakui hukum.