Tidak sedikit lulusan perguruan tinggi Indonesia yang bercita-cita melanjutkan studi di Eropa. Namun, satu dokumen kerap menjadi momok yang membingungkan. Diploma Supplement adalah dokumen yang paling sering menjadi penghambat proses administratif di luar negeri.

Apakah SKPI bisa menggantikannya? Bagaimana cara mendapatkannya? Dokumen apa saja yang menjadi persyaratannya?

Bila Anda juga belum familier dengan Diploma Supplement, simak jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut di bawah ini.

Arti Diploma Supplement

arti diploma supplement

Diploma Supplement perguruan tinggi luar negeri adalah dokumen resmi yang memberikan deskripsi terperinci mengenai kualifikasi yang diperoleh seorang lulusan.

Diploma Supplement ditetapkan sebagai instrumen penting untuk membandingkan sistem gelar di seluruh Eropa pertama kali melalui Konvensi Bologna tahun 1999.

Kemudian, Konverensi Berlin tahun 2003 mengatur lebih lanjut mengenai syarat-syarat wajib dalam penerbitan Diploma Supplement.

Empat syarat itu adalah:

  • Diterima oleh semua lulusan,
  • Diberikan secara otomatis,
  • Diberikan secara gratis, dan
  • Diberikan dalam bahasa Eropa yang umum digunakan.

Maka, Diploma Supplement artinya dokumen yang sangat penting bagi Anda yang ingin melanjutkan studi di Benua Biru itu. Sebab, universitas-universitas di Eropa menggunakan dokumen ini untuk mengevaluasi kualifikasi Anda secara adil dan objektif.

Adapun Diploma Supplement terdiri dari delapan bagian yang wajib terisi lengkap:

  • Identitas pemegang ijazah
  • Detail kualifikasi yang diperoleh (nama gelar, institusi)
  • Tingkat kualifikasi (misalnya S1, S2, S3) dan durasi studi)
  • Konten program studi dan hasil belajar
  • Fungsi kualifikasi (akses ke profesi atau studi lanjut)
  • Informasi tambahan (misalnya program mobilitas atau Erasmus)
  • Sertifikasi resmi dari institusi penerbit
  • Informasi tentang sistem pendidikan tinggi nasional

Sebagai informasi, Diploma Supplement bukan pengganti ijazah. Lebih tepatnya, ini hanyalah dokumen pelengkap yang menjelaskan secara rinci apa yang telah Anda capai selama studi.

Perbedaan Diploma Supplement dan SKPI

perbedaan diploma supplement dan SKPI

Membaca definisinya secara sekilas, Anda barangkali menganggap SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijazah) yang Anda terima sama dengan Diploma Supplement.

Secara konsep, keduanya memang bertujuan sama, yakni memberikan informasi tambahan tentang kualifikasi lulusan. Namun, terdapat perbedaan fundamental yang membuat SKPI tidak setara dengan Diploma Supplement.

Perbedaan itu terletak pada standar dan pengakuan internasional.

Sebagaimana yang telah disinggung sebelumnya, Diploma Supplement telah diadopsi dalam legislasi nasional negara-negara peserta Konvensi Bologna sejak 1999.

Di sisi lain, SKPI adalah standar nasional, bukan internasional. Alasannya, penerbitan SKPI berdasarkan pada Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 59 Tahun 2018, serta mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

Maka dari itu, memiliki SKPI saja belum cukup untuk mendaftar ke universitas luar negeri. Kendati demikian, SKPI tetap berguna untuk membantu menjelaskan kualifikasi Anda kepada universitas tujuan.

Pada bagian selanjutnya, Anda dapat menyimak bagaimana cara mendapatkan dokumen yang diakui di luar negeri dan berkas apa saja yang perlu Anda persiapkan.

Cara Mendapatkan Diploma Supplement

cara mendapatkan diploma supplement

Jelas bahwa Indonesia bukan anggota European Higher Education Area (EHEA). Indonesia juga belum mengadopsi standar Eropa untuk Diploma Supplement.

Akibatnya, Anda tidak bisa mendapatkan Diploma Supplement resmi berstandar internasional dari otoritas Indonesia. Lalu, apa yang harus Anda lakukan?

Berikut dua opsi yang dapat Anda tempuh:

1. Menggunakan SKPI dan Terjemahan Tersumpah

Walaupun juga terbit dalam bahasa Inggris, SKPI bukan dokumen yang secara otomatis menjamin Anda mendapat pengakuan dari universitas-universitas Eropa.

Karena itu, Anda harus:

  1. Menerjemahkan SKPI ke dalam bahasa negara tujuan oleh penerjemah tersumpah
  2. Menyertakan SKPI dan terjemahan tersumpah itu sebagai dokumen pendukung ketika mendaftar ke universitas di Eropa

2. Mengajukan Statement of Comparability ke ZAB

Apabila tujuan Anda adalah Jerman, ada opsi yang lebih kuat daripada SKPI dan terjemahan tersumpah, yakni Statement of Comparability dari ZAB (Zentralstelle für ausländisches Bildungswesen).

Statement of Comparability adalah dokumen resmi yang menjelaskan kualifikasi akademik asing Anda dan menyatakan dengan gelar pendidikan Jerman mana gelar asing Anda sebanding.

Sementara itu, ZAB merupakan lembaga pusat yang bisa menyediakan layanan penilaian kualifikasi asing bagi universitas di Jerman. ZAB menerbitkan Statement of Comparability untuk gelar Sarjana, Magister, dan Doktor dari Indonesia.

Untuk mengajukan Statement of Comparability ke ZAB, Anda perlu mengakses laman pendaftaran di website resmi ZAB.

Syarat Dokumen untuk Mendapatkan Diploma Supplement

syarat dokumen diploma supplement

Sebagai mahasiswa yang hendak melanjutkan studi di luar negeri, Anda tidak bisa berkompromi soal kelengkapan dokumen.

Untuk itu, Anda wajib menyiapkan dokumen-dokumen berikut:

  • Ijazah
  • Transkrip nilai
  • SKPI
  • Ijazah SMA
  • Surat keterangan mode studi (apakah full-time, part-time, atau jarak jauh)
  • Surat keterangan skripsi atau tesis
  • Dokumen transfer kredit (jika Anda pindah universitas atau mendapat pengakuan kredit dari institusi lain)
  • Surat keterangan perubahan nama (misalnya akta nikah, apabila nama Anda berbeda dengan dokumen identitas)
  • Paspor atau KTP

Sebelumnya sempat disebutkan secara singkat bahwa Anda memerlukan terjemahan tersumpah untuk mendaftar ke universitas luar negeri.

Hal ini bukan tanpa alasan. Sebab, terjemahan tersumpah dapat:

  • Menjamin keakuratan dan keabsahan dokumen,
  • Memastikan dokumen Anda diterima oleh otoritas dan universitas di luar negeri, dan
  • Menghindari penolakan atau penundaan proses karena masalah bahasa

Dengan kata lain, Anda tidak bisa mengambil risiko dengan terjemahan yang sembarangan.

Untuk itu, andalkan Pro Penerjemah yang menyediakan layanan terjemahan tersumpah dengan pengakuan resmi oleh otoritas di dalam dan luar negeri.

Baik dokumen akademik maupun dokumen pribadi, semua dapat diterjemahkan oleh tim profesional kami. Hasilnya siap Anda gunakan untuk berbagai keperluan, tak hanya untuk pendaftaran universitas di luar negeri, tetapi juga pengajuan visa dan izin tinggal hingga lamaran kerja di sektor formal internasional.

Ingat, Diploma Supplement adalah kunci Anda bersekolah di universitas impian. Jadi, percayakan selalu terjemahan dokumen-dokumen persyaratannya hanya kepada Pro Penerjemah yang jelas amanah. Hubungi Pro Penerjemah sekarang untuk konsultasi gratis!